MEMBUAT SISTEM PARKIR KENDARAAN SEBAGAI PELUANG BISNIS
SISTEM INFORMASI
Disusun Oleh :
Fabian Wikan Dj (15.11.9365)
S1 Teknik Informatika 13
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN
KOMPUTER
STMIK “AMIKOM” YOGYAKARTA
2015-2016
BAB I
Pendahuluan
A.
ABSTRAKSI
Sistem
pakar (expert system) secara umum adalah sistem yang berusahamengadopsi
pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah
seperti yang biasa dilakukan oleh para ahli. Atau dengan kata lain sistem pakar adalah
sistem yang didesain dan diimplementasikan dengan bantuan bahasa
pemrograman tertentu untuk dapat menyelesaikan masalah seperti yang
dilakukan oleh para ahli. Peningkatan
tata letak parkir
kendaraan merupakan salah satu konkrit yang sangat penting karena semakin
meningkatnya jumlah Kendaraan
setiap tahun. Sejalan dengan itu, hal yang sangat penting untuk
diperhatikan adalah pengaturan tempat. Masalah umum yang sering dihadapi
oleh para Pengguna parkir adalah kurangnnya kapasitas parkir.
Proses perparkiran biasanya di
atur oleh Satpam atau Juru Parkir, tetapi terkadang mereka tidak berada di
parkir sehingga para pengguna parkir kendaraannya sembarangan meletakkan
kendaraan mereka. Berdasarkan permasalahan diatas, maka dibuatlah bahan Sistem
Pakar yang berbasis web menggunakan PHP dan MySQL untuk mengatasi parkir yang
tidak teratur dan meningkatkan keamanan kendaraan. Aplikasi
ini menunjukkan lokasi parkir kendaraan sesuai aturan
tertentu.
Hasil yang akan dicapai dari pembuatan aplikasi ini adalah bahwa Kendaraan bias tertata rapi secara efektif sehingga tidak menimbulkan
kekeurangan lahan parkir.
Hasil yang diperoleh
dari aplikasi ini adalah mempermudah dalam mengatur parkir para pengguna
parkir.
B. TUJUAN
Tujuan
dari penelitian ini adalah mengatur tata letak agar lebih rapi dan
terorganisasi sesuai status pengguna dan memonitor area parkir kendaraan.
C. METODE
PENULISAN
1.
Pengumpulan data mengenai Sistem
Pakar, dan Sistem Pakar tata letak parkir, dimana pengumpulan datanya
didapat dari berbagai literatur, dan media penunjang lainnya
seperti internet.
2.
Dalam perancangan suatu sistem diperlukan adanya suatu metode
yang sesuai dengan kebutuhannya,
sehingga dengan mengikuti metode atau prosedur-prosedur
yang diberikan, maka diharapkan pengembangan sistem dapat berjalan dengan baik. Adapun
dalam melakukan pengembangannya, aplikasi
Portal Informasi dan Sistem.
BAB II
Pembahasan
Bertambahnya kendaraan tahun demi tahun, maka area parkir
menjadi pemikiran yang serius selain kegiatan masyarakat demi kenyamanan dan keamanan
kendaraan selama pemilik melakukan aktifitas.
Semakin banyaknya kendaraan
maupun pihak petugas yang
bertugas terkadang membuat area parkir over load sehingga
suasana di lahan parkir kurang optimal maka dengan timbulnya permasalahn itu maka
di buatlah rancangan untuk area parkir.
Dalam mengatur letak parkir, seorang
petugas hanya mengandalkan kemampuan diri sendiri saja. Jarang seorang
petugas yang mau menyesuaikan penataan parkir dengan membuat suatu denah
sesuai jurusan tau bidang pengguna parkir. Sehingga hasil penataan parkir
tidak bisa optimal.
Untuk itu diperlukan perancangan sistem dalam
penentuan dan mengatur tata letak parkir di lahan yang
ada agar hasil penataan
parkir lebih optimal. Diharapkan hal tersebut dapat diimplementasikan guna
kenyamanan pengguna atau
pihak masyarakat
selama beraktifitas di ruang publik.
Dalam mengembangkan
suatu sistem, diperlukan adanya analisis dan pemodelan terhadap
kebutuhan-kebutuhan sistem tersebut, sehingga pada pelaksanaannya sistem
tersebut dapat menjalankan proses dengan baik sesuai dengan kebutuhannya.
Sebuah aplikasi harus dirancang agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik,
sehingga dapat memberikan solusi atas permasalahan yang ada.
Untuk merancang sebuah sistem, harus
dilakukan analisa data terlebih dahulu. Baik itu data masukan yang dibutuhkan
dalam sistem maupun data keluaran yang dihasilkan oleh sistem. Pada sistem
pakar Penelitian Tindakan Lapangan (PTL) ini, sistem membutuhkan data masukan
yang akan digunakan dalam proses inferensi guna menghasilkan data keluaran
sistem yaitu menentukan letak parkir pengguna berdasarkan data masukan
tersebut.
Sebelum
mengetahui data masukan yang dibutuhkan, harus ditentukan terlebih dahulu data
keluaran yang diinginkan. Pada sistem pakar ini, kebutuhan data keluaran berupa
penentuan lokasi parkir. Setelah
mengetahui data keluaran yang diinginkan dari sistem selanjutnya adalah
melakukan analisa data masukan yang dibutuhkan.
Setelah melakukan analisa
data masukan dan data keluaran sistem, selanjutnya dilakukan analisa proses
data di dalam sistem. Proses di dalam sistem pakar akan melibatkan dua
hal pokok, yaitu basis pengetahuan dan mesin inferensi.
Basis pengetahuan dapat berupa
gejala-gejala (data masukan) serta hubungannya dengan alternatif solusi (data
keluaran). Mesin inferensi berisi penentuan letak parkir untuk
menggunakan basis pengetahuan dalam menentukan objek yang sesuai dengan
data masukan yang diinputkan ke dalam sistem.
BAB III
Penutup
A.
KEIMPULAN
Dari hasil perancangan aplikasi sistem
pakar pengaturan tata letak dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
1.
Perancangan sistem pengaturan tata letak parkir
merupakan permasalahan yang termasuk dalam karakteristik permasalahan dalam Artificial Intelligent,
sehingga dapat diimplementasikan dalam perancangan sistem pakar.
2.
Perancangan sistem pakar pengaturan tata letak parkir dapat
membantu petugas dalam mengatur tata letak parkir.
3.
Data masukan ke dalam
sistem sangat menentukan hasil yang di dapatkan, karena data masukan tersebut
digunakan dalam proses inferensi (penalaran).
4.
Queue theory yang digunakan dalam
sistem pakar tata letak parkir ini, terbukti dapat mengatur dan menata area
parkir.
B. REFERENSI

0 Comments