Hotspot Sistem Voucher

6:07 PM
PELUANG BISNIS HOTSPOT SISTEM VOUCHER RT/RW NET










Disusun Oleh :
Fabian Wikan Dj                            (15.11.9365)

S1 Teknik Informatika 13



SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

STMIK “AMIKOM” YOGYAKARTA

2015-2016



BAB I
Pendahuluan

A.   ABSTRAKSI
            Mobilitas yang tinggi dari pengguna internet membuat pengguna hotspot menjadi tuntutan walaupun secara umum teknologi wireless masih belum bisa mengalahkan teknologi pendahulunya (wired), perlu dipertimbangkan peningkatan mobilitas yang luar biasa pada teknologi wireless. Diera jaman sekarang penggunaan jaringan komputer menggunakan Wifi sudah banyak kita temukan diberbagai tempat, misalnya diperkantoran, sekolahan, dikafe dsb, dan sangat leluasa pengguna untuk mengakses internet.
            Dalam penelitian ini penulis mengambil tema “Perancangan Jaringan Hotspot dengan Sistem Voucher Menggunakan Mikrotik pada Jaringan RT/RW Net”. Jaringan RT/RW Net itu sendiri adalah jaringan komputer swadaya masyarakat dalam ruang lingkup RT/RW melalui media kabel atau Wireless 2.4 Ghz dan Hotspot sebagai sarana komunikasi rakyat yang bebas dari undang-undang dan birokrasi pemerintah.
            Melihat pada jaringan RT/RW net belum menerapkan sistem voucher menggunakan mikrotik. Pada proyek akhir ini, penulis mengaplikasikan perancangan jaringan hotspot dengan sistem voucher menggunakan mikrotik pada jaringan RT/RW net sebagai salah satu sistem atau cara untuk memudahkan client dalam pengkoneksian jaringan internet. Disamping itu juga sangat berguna untuk penyedia internet itu sendiri karena dengan sistem voucher dapat memudahkan dalam penyetingan ip client sehingga dapat meminimalisasikan waktu agar lebih efektif dan efisien.
            Metode penelitian yang dilakukan oleh penulis dalam melakukan penelitian ini meliputi observasi, yaitu penulis mengamati secara langsung terhadap penelitian yang dilakukan secara sistematis.
            Dari analisa dan pengamatan yang dilakukan dapat diketahui bahwa sistem Perancangan Jaringan Hotspot dengan Sistem Voucher Menggunakan Mikrotik pada Jaringan RT/RW Net merupakan salah satu alternatif yang efektif untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya pengguna internet dan penyedia internet itu sendiri, sehingga diharapkan akan mampu menaikkan/memaksimalkan hasil bisnis dengan sistem tersebut.

B.   TUJUAN
Adapun Tujuan Penulisan ini adalah sebagai berikut:
1.      Untuk merancang sebuah jaringan hotspot dengan sistem voucher menggunakan mikrotik pada jaringan RT/RW net.
2.      Untuk membuktikan jika dengan sistem voucher akan memudahkan pelanggan dalam connect jaringan RT/RW net.

C.   METODE PENULISAN
            Dalam menulis karya ilmiah ini penulis untuk memberikan tulisannya dan memperoleh data-data adalah dengan menggunakan beberapa metode sebagai berikut:
1.      Studi Online :Penulis memperoleh data-data dari online atau dari internet yang mana memuat beragam data yang berkaitan dengan judul karya ilmiah tersebut.
2.      Melakukan survey tempat lokasi tempat pemasangan jaringan hotspot.
3.      Menentukan semua kebutuhan peralatan yang akan dipasang dalam jaringan secara menyeluruh dengan memperhitungkan segala kondisi dan kemungkinan.

BAB II
Pembahasan

            Sebelum adanya perancangan jaringan hotspot dengan sistem voucher menggunakan mikrotik, pada jaringan RT/RW net di B&Y CONNECTION ini masih menggunakan sistem cara-cara manual dalam pelayanan kepada client. Pada modem ADSL akan dikonfigurasikan kedalam mode bridge sesuai skema atau perancangan jaringan yang telah ditentukan, sehingga proses dial-up koneksi modem yang digunakan nantinya akan dilakukan
sepenuhnya oleh router Mikrotik™ RB750.
            RouterBoard RB750 ini akan menjadi alat utama dalam proses manajemen sistem voucher yang akan diterapkan. Sedangkan untuk modem yang tersambung dengan saluran telepon akan disambungkan ke router. RouterBoard Mikrotik™ akan mengambil alih proses dial-up dari modem, sehingga memudahkan administrator jaringan dalam melakukan aktivitas maintenance dan konfigurasi lanjutan. Setting Access Point TL-WA7210N sangat mudah. Bila peralatan sudah tersedia dan arah signal WIFI sudah di dapat, tinggal di setup mengikuti petunjuk menu di browser computer.
                Setelah semua Implementasi dilakukan, maka selanjutnya adalah langkah pengujian hasil dari kinerja sistem yang telah diterapkan.Sebelum menggunakan sistem hotspot login , jaringan RT/RW net memakai simple queue untuk membatasi bandwidht para pelangannya. Disisi penyedia harus mendefinisikan secara manual antara lain ip address aksespoint atau router pelanggan, nama pelanggan, batas atau limit kecepatan upload dan dowloadnya. Di bandingkan dengan sistem hotspot login hal yang perlu disetting secara manual diatas pada sisi penyedia dapat menggunakan user profile. User profile sudah memuat berbagai hal yang perlu dibatasi, jadi penyedia layanan lebih mudah pekerjaannya ketika akan mengkoneksikan user ke dalam jaringan hotspotnya.
            Demikian juga pada sisi aksespoint pelanggan, banyak opsi pada aksespoint yang harus disesuaikan diantaranya adalah Wireless mode, SSID, Mac Ap, Country Code, Mode Freq, Channel Width,Wireless Security. Pelanggan tidak mungkin melakukan pengisian informasi diatas secara mandiri, hal tersebut akan dilakukan oleh penyedia layanan hotspot dilokasi pelanggan. Settingan yang harus dipenuhi untuk terhubung dengan sistem hotspot sangatlah membingungkan bagi pelanggan. Dibandingakan dengan mode hotspot login, dimana pelanggan dapat mengkonfigurasi perangkat penerima sinyalnya dengan mudah tanpa dibingungkan dengan berbagai persyaratan teknis.


BAB III
Penutup


A.   KEIMPULAN
            Berdasarkan hasil pengamatan dan pengembangan sistem yang telah dilaksanakan mulai dari tahap analisis sampai ke tahap perancangan maka dapat disimpulkan bahwa sistem perancangan jaringan hotspot dengan sistem voucher sangatlah berguna bagi penyedia layanan maupun pelanggan internet. Dari sisi penyedia, dengan sistem ini akan lebih memudahkan dalam kinerjanya, karena dengan sistem voucher ini, penyedia layanan tidak lagi direpotkan dalam penyettingan-penyettingan alat disisi client, seperti halnya penyetingan ip client yang biasanya dilakukan dengan manual, dengan sistem ini tinggal generate user password pelanggan akan lebih mudah dalam menggunakan internet. Selain itu akan meminimalisasikan waktu agar lebih efektif dan efisien.         Dari sisi pelanggan, dengan sistem voucher ini akan memudahkan pelanggan dalam pengkoneksian jaringan internet.

B.   REFERENSI


Share this :

0 Comments

Blogger Tips and TricksLatest Tips And TricksBlogger Tricks